Di era digital seperti sekarang, mencari kerja bisa dilakukan hanya lewat ponsel dan internet. Banyak perusahaan membuka lowongan secara online melalui situs karier, media sosial, atau email.
Namun, di balik kemudahan itu, ada juga banyak penipuan berkedok lowongan kerja.

Ratusan pelamar kerja sudah jadi korban, mulai dari kehilangan uang hingga pencurian data pribadi.
Karena itu, penting banget buat kamu tahu bagaimana cara melamar kerja online dengan aman dan terhindar dari penipuan.
1. Waspadai Lowongan yang Terlalu Bagus untuk Jadi Nyata
Kalau ada lowongan yang menawarkan:
đź’¸ Gaji besar tanpa pengalaman,
đź•’ Jam kerja super santai,
💬 Proses cepat tanpa wawancara —
Kamu wajib curiga!
Biasanya penipu memakai janji menggiurkan untuk menarik korban.
Ingat: perusahaan besar sekalipun tetap punya proses rekrutmen yang wajar.
2. Perhatikan Alamat Email dan Situs Resmi
Perusahaan profesional biasanya memakai email domain resmi, misalnya:
Kalau pengirim pakai email gratis seperti Gmail, Yahoo, atau domain aneh (contoh: ptkarierindonesia123@gmail.com), patut dicurigai.
Begitu juga dengan situs lowongan pastikan alamat webnya benar dan bisa diakses lewat laman resmi perusahaan.
Tips: ketik nama perusahaan di Google + kata “penipuan” untuk cek apakah sudah ada laporan serupa.
3. Jangan Pernah Bayar untuk Proses Rekrutmen
Ini aturan utama yang gak boleh dilanggar:
Melamar kerja tidak pernah membutuhkan biaya!
Jika ada yang meminta uang dengan alasan:
- biaya administrasi,
- pelatihan,
- seragam, atau
- akomodasi wawancara,
itu 99% penipuan.
Perusahaan yang benar justru membayar karyawannya, bukan sebaliknya.
4. Cek Ulang Informasi Perusahaan
Sebelum kirim lamaran, lakukan riset kecil:
- Apakah perusahaan itu punya website resmi?
- Ada alamat kantor yang jelas dan bisa diverifikasi di Google Maps?
- Apakah akun media sosialnya aktif dan sesuai bidangnya?
Kalau informasinya tidak lengkap atau terlalu umum, lebih baik berhati-hati.
Jangan langsung kirim data pribadi seperti KTP, ijazah, atau foto selfie dengan KTP.
5. Gunakan Platform Pencari Kerja Terpercaya
Beberapa situs lowongan yang dikenal aman di Indonesia antara lain:
- Jobstreet
- Kalibrr
- Glints
- Karir.com
Selain itu, banyak perusahaan kini juga membuka rekrutmen melalui website resmi mereka sendiri lebih baik langsung daftar di sana.
6. Hati-Hati dengan Rekrutmen via WhatsApp
Sekarang banyak modus “HRD palsu” yang menghubungi pelamar via WhatsApp.
Biasanya mereka berpura-pura dari perusahaan besar dan mengirimkan “surat undangan interview palsu”.
Ciri-cirinya:
- Nomor pribadi (bukan akun bisnis terverifikasi).
- Menggunakan bahasa tidak formal.
- Menawarkan kerja cepat tanpa seleksi.
Kalau kamu ragu, hubungi perusahaan aslinya lewat kontak resmi di website mereka untuk memastikan.
7. Lindungi Data Pribadi
Saat melamar kerja, berikan hanya informasi yang memang dibutuhkan:
âś… Nama lengkap
âś… Kontak
âś… Pendidikan
âś… Pengalaman kerja
Jangan kirim data sensitif seperti nomor rekening, NIK lengkap, atau foto KTP, kecuali kamu sudah benar-benar yakin prosesnya resmi.
Kesimpulan
Melamar kerja online memang praktis, tapi juga butuh kewaspadaan tinggi.
Sebelum klik “Apply”, pastikan kamu sudah memeriksa semua hal penting: alamat email, situs resmi, dan keabsahan lowongan.
Ingat pekerjaan yang benar tidak akan meminta uang, hanya meminta kemampuan dan kejujuranmu.
Jaga data pribadimu, dan semoga segera dapat pekerjaan yang aman, halal, dan penuh berkah! 🤲
